Senin, 02 April 2012


TEORI DALAM RENUNGANRenungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung.Biasanya manusia akan merenung apabila ada sesuatu atau musibah yang terjadi.Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain :·        teori pengungkapan
·        teori metafisik
·        teori psikologis
1.     Teori Pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa "Art is an expression of human feeling" (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.2.     Teori Metafisik
Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.  3.     Teori Psikologis
Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.             Setiap kegiatan untuk merenung atau mengavaluasi segenap pengetahuan yang dimiliki dapat disebut penalaran.Penalaran merupakan kegiatan berpikir yang juga menyandarkan diri kepada suatu analisis.Analisis adalah kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu, sehingga pengetahuan yang diperoleh disebut pengetahuan tidak langsung.Pemikiran ilmiah (keilmuan) dan pemikiran kefilsafatan mendasarkan diri kepada logika analitik. Hanya saja pemikiran kefilsafatan mempunyai karakteristik sendiri yang berbeda dengan karakter keilmuan.Pemikiran kefilsafatan mempunyai 3 macam ciri, yaitu :1.        Menyeluruh, artinya pemikiran yang luas, bukan hanya ditinjau dari sudut pandang tertentu. Pemikiran kefilsafatan ingin mengetahuiantara ilmu yang satu dengan ilmu-ilmu yang lain. Hubungan ilmudengan mor al seni dan tujuan hidup.2.        M endasar, artinya pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yangfundamental (keluar gejala), sehingga dapat dijadikan dasar berpjakbagi segenap bidang keilmuan.    
3.        Spekulatif,artinya hasil pemikiran yang di dapat diijadikan dasar untuk pemikiran-pemikiran selanjutnya.Hasil pemikirannya selaludimaksudkan sebagai dasar untuk menjelajah wilayah pengetahuanyang baru.klik disini

            Menurut saya, kenapa saya memilih artikel ini. Bukan berarti saya asal memilih artikel tersebut, di karenakan saya kadang-kadang merenung karena memikirkan sesuatu bagaimana perasaan saya, kehidupan saya selanjutnya, memikirkan masa depan saya. Merenung itu wajar semua manusia pasti pernah mengalami renungan diri dan pastinya setiap renungan itu memikirkan baik buruknya sesorang.            Akan tetapi di setiap renungan jangan hanya bisa merenung saja kalau tidak ada usaha yang jelas. Kalau mengandalkan merenung saja kita bisa terganggu jiwanya karena kita memikirkan masa depan yang baik tetap kita tidak berusaha memaksimalkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar